Selasa, 16 Februari 2021

Ini Dia Manfaat Rutin Berjalan Kaki Setiap Hari

Jalan Kaki

Malas berolahraga? Tenang, Anda bisa menyiasatinya dengan berjalan kaki. Melansir dari alodokter.com, berjalan kaki tidak hanya termasuk olahraga yang murah dan ringan tetapi juga memberikan banyak manfaat untuk tubuh, salah satunya adalah membantu menghilangkan perasaan stres. Tak hanya itu, jalan kaki juga bermanfaat mencegah munculnya penyakit berbahaya yang mungkin saja bisa berujung kematian. Meskipun Anda sudah memiliki Asuransi Jiwa Syariah Allianz yang akan memproteksi keluarga setelah Anda meninggal, menjaga kesehatan tetap menjadi prioritas utama. Berikut merupakan beberapa manfaat yang bisa didapat dengan berjalan kaki:

1.       Osteoporosis bisa dicegah dengan baik

Osteoporosis bisa dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Namun, kondisi ini lebih sering menjangkiti wanita yang memasuki masa menopause karena berkurangnya kadar estrogen dalam tubuh yang berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang. Penyebab utama munculnya kondisi ini karena menurunnya kemampuan tubuh dalam meregenerasi tulang sehingga mengakibatkan tulang menjadi rapuh, keropos, dan rentan patah. 

Oleh karena itulah, sangat dianjurkan untuk jalan kaki setiap hari karena dapat mencegah munculnya Osteoporosis, membantu membangun serta mempertahankan kesehatan tulang.

2.       Stres menjadi berkurang

Anda mungkin kerap mengalami stres, entah itu karena pekerjaan yang menumpuk ataupun urusan lainnya yang dapat memicu stres. Jika stres tidak dicegah dengan baik, tentu tidak baik untuk kesehatan tubuh Anda dan bisa memengaruhi kesehatan mental.

Oleh sebab itu, Anda disarankan berjalan kaki karena dapat membantu mengurangi sekaligus mencegah perasaan stres yang dirasakan. Ketika berjalan kaki, Anda akan melepaskan hormon endorfin sehingga membuat perasaan pun menjadi lebih baik, rasa cemas berkurang, dan lainnya.

3.       Sistem kekebalan tubuh meningkat

Sistem imun atau sistem kekebalan tubuh sangat berperan penting pada tubuh manusia karena tanpa sistem imun tubuh tentu akan lebih rentan terserang virus, parasit, dan kuman. Anda pun akan lebih mudah diserang penyakit, baik ringan hingga berbahaya.

Salah satu cara untuk mencegahnya adalah rutin berjalan kaki. Rajin jalan kaki selama kurang lebih 30 menit dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang berguna untuk melawan berbagai infeksi.

4.       Bantu turunkan berat badan

Mau menurunkan berat badan tapi tidak mau melakukan olahraga yang berat-berat? Anda bisa berjalan kaki di sekitaran kompleks rumah. Dengan berjalan cepat selama kurang lebih 30 menit, maka Anda bisa membakar kalori sekitar 150 kalori. Semakin cepat langkah kaki Anda akan semakin banyak pula kalori tubuh yang dibakar.

Namun, jalan kaki saja tentu tidak cukup, Anda perlu mengimbanginya dengan mengonsumsi makanan sehat, tidur yang cukup, cukupi kebutuhan cairan, dan lainnya.

Itu dia beberapa manfaat jalan kaki yang bisa Anda rasakan. So, masih malas jalan kaki?

 

Senin, 15 Februari 2021

Kenali 5 Langkah Mudah Ekspor Barang Ke Luar Negeri

Ekspor Barang

Bagi pelaku usaha yang tertarik untuk memperluas pasarnya hingga menembus pasar internasional, tentu kegiatan ekspor barang menjadi kebutuhan. Namun sebagian pelaku usaha terutama pemula sering mengalami kebingungan terhadap tata cara ekspor menggunakan jasa ekspor barang sehingga mengakibatkan kerugian yang besar. Berikut ini merupakan tata cara ekspor barang ke luar negeri.

 

Cara Ekspor Barang Ke Luar Negeri

 

1. Penuhi Syarat Menjadi Eksportir

 

Beberapa persyaratan untuk menjadi eksportir antara lain: usaha sudah berbadan hukum dalam bentuk CV, Firma, PT, atau Koperasi; mempunyai NPWP; memiliki izin usaha resmi. Setiap 3 bulan, eksportir wajib memberikan realisasi ekspor kepada Disperindag dengan melampirkan surat pernyataan tidak terlibat tunggakan pajak, perbankan, dan masalah bea cukai.

 

2. Membuatan Sales Contract

 

Sales contract adalah dokumen kontrak jual beli antara penjual dan pembeli sebagai bentuk tindak lanjut dari purchase order/order pembelian yang diminta importir/pembeli. Isi dari sales contract mencakup syarat-syarat pembayaran barang yang akan dijual, seperti pembayaran asuransi, harga, mutu, jumlah, cara pengangkutan dan sebagainya.

 

Kontrak ini juga dibutuhkan untuk mengisi aplikasi pembukaan letter of credit (L/C) kepada Bank sebelum barang dikirim melalui jasa ekspor barang. Proses pembuatan sales contract meliputi Surat Permintaan Penawaran/Inquiry sebagai keterangan produk, Surat Penawaran /Offer Sheet Permintaan Importir yang berisikan keterangan sesuai permintaan importir.

 

Setelah mendapatkan penawaran dari eksportir, jika setuju maka importir akan mengirimkan surat pesanan dalam bentuk order sheet (purchase order) kepada eksportir barang. Dengan demikian eksportir akan menyiapkan surat kontrak jual beli (sales contract) yang berisi ketentuan penjualan barang. Terakhir sales confirmation berupa persetujuan dari importir.

 

3. Proses Pembukaan Letter of Credit (L/C)

 

Letter of credit  (L/C) merupakan jaminan dari bank penerbit kepada eksportir sesuai dengan instruksi dari importer agar melakukan pembayaran sejumlah tertentu dengan jangka waktu tertentu atas dasar penyerahan dokumen yang diminta importir. Surat ini dibuat juga untuk menghindari risiko gagal bayar oleh importir dan mencegah kerugian dari eksportir.

 

Proses pembukaan L/C dilakukan sebelum barang diserahkan ke jasa ekspor barang. Dimulai dengan permintaan pembukaan L/C oleh importir kepada Bank Devisa. Pihak advising Bank akan melakukan pembukaan L/C yang kemudian eksportir akan diberitahu. Terakhir melakukan proses confirming bank untuk menjamin pembayaran atas L/C tersebut.

 

4. Proses Pengapalan barang

Langkah berikutnya mengurus segala dokumen pengapalan yang akan menjadi bukti bahwa eksportir telah mengirimkan barang yang dipesan Importir sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam L/C. Tahapan proses pengapalan barang dimulai dengan mengurus Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) di Bea Cukai dalam pelabuhan muat.

 

Kemudian ekspedisi akan memuat barang dan menyerahkan bukti penerimaan barang. Oleh ekspedisi akan dikirim ke pelabuhan tujuan dan menyerahkan pengepalan dokumen barang kepada importir. Jika jasa pengiriman barang telah dilunasi dan dokumen telah sesuai maka Shipping Agent akan menyerahkan barang kepada Importir.

 

5. Mencairkan Dana

 

Dimulai dari proses pencairan L/C untuk mendapatkan pembayaran atas barang yang sudah diterima importir dengan mengirim dokumen kepada Bank. Lalu Advising Bank akan memeriksa kelengkapan dan keakuratan dokumen pengapalan, jika sesuai maka negotiating Bank akan melakukan pembayaran sesuai tagihan eksportir dari dana L/C yang tersedia. Sehingga eksportir akan menerima pembayaran dari ekspor yang telah dilakukan melalui jasa ekspor barang.

 

Demikian tata cara mudah ekspor barang ke luar negeri yang dapat anda jadikan referensi saat akan mengirim barang ke luar negeri. Percayakan barang yang anda kirim melalui kilo.id sebagai layanan pengiriman barang ekspor dan impor secara mudah yang langsung dikirim tanpa minimal quota melalui kurir ke luar negeri. Selamat Mencoba!